Selasa, 19 November 2013
TENTANG SALAHUDDIN
saya Mohammad Salahuddin Al-Ayyuubi, adalah seorang muslim yang lahir dan besar dalam nuansa islam jawa dengan pendidikan berbasiskan madzhab fiqih syafi'iyah dan aqidah asy'ariyah. sekarang saya berstatus sebagai pelajar tetap, yang tak hanya belajar memahami materi-materi teoritis ataupun dinamika sosial, lebih penting lagi saya juga tengah belajar memahami diri sendiri dengan berbagai faktor genetik maupun non-genetik yang tersimpan di dalam diri ini.
tiap orang punya spesifikasidan spesialisasi yang unik, membedakannya dengan orang lain, bahkan yang sama persis. hal-hal yang tersebut di bawah ini:
1) mengorganisir event dengan efektif dan efisien;
2) memahami bahasa Jawa tiga model, Indonesia kontemporer, arab fushoha' dan American English;
3) adaptasi dengan cepat pada software & gadget mutakhir;
mungkin bisa dikatakan kelebihan saya.
tentunya saya tidak merasa itu lebih sedikit dibanding dengan kelemahan saya yang banyak sekali, diantaranya:
1) sulit mempengaruhi tim untuk menyatukan visi-misi
2) termasuk tipe konservatif dalam pemikiran walaupun menyukai inovasi
3) tak bisa tegas dalam permasalahan ihtilaf (perbedaan pendapat)
4) lebih suka diam dibanding mencoba hal baru
dan lain sebagainya.
tentunya, usaha yang saya lakukan untuk meningkatkan kelebihan sekaligus otomatis mengurangi kelemahan saya diantaranya ialah:
1) membaca buku dan berbagai bahan bacaan/literatur berbagai keilmuan, karena buku adalah sebaik-baik pendamping dalam belajar.
2) mengaktifkan semua anugrah inventaris milik pribadi dari Allah dengan cara semestinya, termasuk akal, lisan, telinga, hati, tangan serta anggota tubuh lain, selain dengan tujuan menyukurinya.
3) tidak pandang bulu dalam belajar. kepada yang lebih muda, dari mana asalnya, jabatan yang disandang macam kompetisi yang dimiliki, semua itu saya jadikan bahan belajar, bahan bacaan bergerak!
setidaknya, dengan semua yang telah saya miliki, saya patut bersyukur, melebihi mereka (orang-orang lain) yang mungkin merasa
tidak punya kelebihan. cita-cita saya menjadi orang yang tahu bahwa ia tahu, orang yang pandai dan sadar akan kepandaiannya. bukan orang yang cirinya:
kelebihan : banyak kekurangan
kekurangan : tidak punya kelebihan
orang yang bersyukur adalah orang yang ridho dengan kompetensi serta menambah spesialisasi, bukan orang yang puas lantas merasa bebas.
#### # ####
Mohammad Salahuddin Al-Ayyuubi
1330 11 0015
STAIN Kudus\Ushuludin\Ilmu Qur'an & Tafsir
**** * ****
ditulis untuk memenuhi tugas mendeskripsikan tentang 'SAYA'
dalam Matrikulasi S1 STAIN Kudus Th. 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar